Monday, June 21, 2010

Nifas (puerpurium)

NIFAS FISIOLOGIS

2.1 PENGERTIAN
Nifas atau puerperium waktu atau masa dimana organ-organ reproduksi kembali pada keadaan tidak hamil. Masa ini membutuhkan waktu sekitar 6 minggu, proses perubahan pada organ-organ reproduksi disebut involusi.
Masa nifas (puerperium) dimulai setelah kelahiran placenta berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil, masa nifas berlangsung selama kira-kira 6-8 minggu (42 hari).

 Pada masa ini terjadi perubahan fisiologis yaitu:
1. Perubahan fisik.
2. Involusi uterus dan pengeluaran lochea.
3. Lactasi/pengeluaran ASI.
4. Perubahan sistem tubuh.
5. Perubahan psikis.

 Tujuan asuhan masa nifas
1. Menjaga kesehatan ibu dan bayinya baik fisik maupun psikologinya.
2. Melaksanakan skinning yang komprehensif, mendeteksi masalah, mengobati atau merujuk apabila terjadi komplikasi terhadap ibu dan bayinya.
3. Pemberian pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan dan nutrisi, KB, menyusui, pemberian imunisasi, kepada bayinya dan perawatan bayi sehat.
4. Memberikan pelayanan KB

 Nifas dibagi dalam 3 periode yaitu;
1. Puerperium dini
Yaitu kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan jalan-jalan. Dalam agama islam, dianggap telah bersih dan boleh bekerja setelah 40 hari.
2. Puerperium intermedial
Yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genetalia yang lamanya 6-8 minggu.
3. Remote puerperium
Yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai komplikasi.

2.2 INVOLUSI ALAT-ALAT KANDUNGAN

a. Uterus secara berangsur-angsur menjadi kecil (involusi) sehingga akhirnya kembali seperti sebelum hamil
b. Bekas implantasi uri plasenta mengecil karena kontraksi dan menonjol ke kavum uteri dengan diameter 7,5 cm sesudah 2 minggu menjadi 3,5 cm pada minggu ke-6 : 2,4 cm dan akhirnya pulih.
c. Luka-luka pada jalan lahir bila tidak disertai infeksi akan sembuh dalam 6-7 hari.
d. Rasa sakit yang disertai rasa panas (mules-mules) disebabkan kontraksi rahim, biasanya berlangsung 2-4 hari pasca persalinan.
e. Lochea adalah cairan sekret yang berasal dari kavum uteri dan vagina dalam masa nifas.

1. Lochea Rubra : atau disebut juga curulenta berisi darah segar dan sisa selaput ketuban, sel-sel desidua.
2. Lochea Sanguilenta : berwarna merah kuning berisi darah dan lendir hari ke 3-7 pasca persalinan.
3. Lochea Serosa : Berwarna kuning cairan tidak berdarah lagi hari ke 7-14 pasca persalinan.
4. Lochea Alba : Cairan berwarna putih > 14 hari pasca persalinan.
5. Lochea Purulenta : Terjadi infeksi, keluar cairan seperti nanah dan berbau busuk.
6. Lochea Ostasis : Lochea yang tidak lancar keluarnya.

f. Serviks setelah persalinan bentuk servik agak menganga seperti corong berwarna merah kehitaman. Konsistensinya lunak kadang-kadang terdapat perlukaan-perlukaan kecil. Setelah bayi lahir tangan bayi bisa masuk rongga rahim setelah 2 jam dapat dilalui oleh 2-3 jari dan setelah 7 hari hanya dapat di lalui 1 jari.

g. Ligamen-ligamen fasia dan diafragma pelvis yang meregang pada waktu persalinan setelah bayi lahir berangsur-angsur menjadi akut dan pulih kembali sehingga tidak jarang uterus jatuh ke belakang dan menjadi retrofleksi karena ligamentum rotundum menjadi kendur.

No comments:

Post a Comment